Oleh, Mang Oejank Indro
Sebagai tanda bukti kekuasaan Allah SWT, Allah menciptakan
manusia dalam dua jenis yang berlawanan sebagai jodohnya, ialah jenis pria dan
jenis wanita. Meskipun ada lagi jenis ketiga yaitu banci (khuntsa), namun itu
merupakan sebagian kecil ataupun merupakan pengecualian.
Berdasarkan hasil penyelidikan para sarjana yang ahli
golongan wanita di dunia ini sejak dari dulu sampai sekarang telah melalui tiga
periode dengan tingkatan falsafah dan pola fikir yang berbeda. Pertama,
golongan yang menghinakan wanita. Golongan ini mengartikan bahwa wanita bukan
jenis manusia, tetapi jenis binatang. Karena bukan jenis manusia, wanita pada
periode ini diperjual belikan, digadaikan ataupun ditukar-tambahkan layaknya
barang dagangan. Tidak lain wanita tersebut dijadikan sebagai alat pemuas nafsu
dan tidak mempunyai hak sama sekali, yang ada padanya adalah kewajiban semata.
Bila sudah tidak laku dijual, ia-pun dibuang seperti sampah. Kedua, Golongan
yang mendewakan wanita.
