Analisa Singkat Kuliah Umum
Kebudayaan Indonesia[1]
Oleh, Oejank Indro
Sejarah
manusia ditulis oleh manusia itu sendiri. Begitu juga dengan budaya manusia. Hanya
manusia yang mampu memetakan hasil kebudayaan dan memahami sumber
kebudayaannya. Namun budaya manusia tidak terlepas dari aktivitas manusia
dengan manusia lain dalam sebuah komunitas. Aktivitas tersebut, menurut Mudji
Sutrisno (selanjutnya disebut MS), dapat dikatakan sebagai seperangkat sistem
makna yang dimiliki komunitas untuk melukiskan hidup dengan cara menuangkannya
melalui sistem simbolik – yang memuat pandangan hidup, pandangan dunia, yang
dilakukan sehari-hari sebagai dasar aktivitas kehidupannya.
Sebagai
pendahuluan, MS menjelaskan empat tingkatan pandangan hidup manusia secara
hierarki mulai dari common sense,
ilmu pengerahuan, estetika, dan agama.